Sekumpulan romansa, mimpi, dan perjalanan



pelan-pelan kesedihan mengalir
dari pelupuk matanya menuju pelupuk matamu yang kering

//

basah yang kau rasa adalah hujan di hatinya,
dari rindunya,
caranya menghancurkan ego

//

Hidup ini berputar di banyak titik,
apakah kau punya satu sinar,

apakah itu dia?
gadis yang di pipinya tenggelam senja?

//

pelan-pelan kesedihan mengalir,
dari pelupuk matanya,
menuju senja yang setengah jadi,
berganti mendung,
untuk kemudian hujan,
deras.

//

sekali-kali,
boleh kupinjam bibirmu untuk meredakannya?


*Jakarta, 10 Mei 2018, 11.57

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

| Designed by Colorlib