Sekumpulan romansa, mimpi, dan perjalanan

Entah mengapa, pagi selalu menjadi waktu yang indah untukku. Menjelang subuh, ya, menjelang subuh. Mungkin karena embun masih setia mendekap bumi, sebelum nanti akhirnya menguap pergi. Atau mungkin karena udara sejuk yang belum terkontaminasi apapun, ataupun satu dua bintang yang masih nampak, ataupun rembulan yang masih bersinar, dan ataupun ataupun lainnya.



Dan aku tidak akan pernah melupakan bagaimana setiap detik dari November ini berlalu. Begitu banyak cerita yang jika aku tuliskan, kau akan iri dengan keseharianku. Bukan, aku bukan seorang artis, bukan anak seorang presiden, bukan orang kaya raya. Aku hanya aku, yang bahagia dengan diriku. November setiap detiknya menghadirkan detik-detik terkenang dalam hidup.


Yang kutahu, aku bangga menjadi diri ku sendiri. Bangga dan bahagia. Bangga dan bahagia. Kau tahu, ini rasa bahagia yang terangkai dalam kata. Kalau kau tebak aku puitis, kalem, dan anggun kau salah. Aku adalah diriku yang jika kau kenal, kau akan berfikir aku aneh.


Oke.. Intinya aku mencintai pagi yang entah mengapa juga mulai mencintai senja yang menghantarkan malam :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

| Designed by Colorlib